# Cara Membuat dan Mengirimkan Broadcast WhatsApp Official

Berikut adalah langkah-langkah membuat **broadcast official WhatsApp** menggunakan template yang sudah disetujui (approved) di **BalesOtomatis.id**.

{% embed url="<https://balesotomatis.wistia.com/medias/r5mhpciix8?embedType=web_component&seo=true&videoWidth=960>" %}

***

### 1. Masuk ke Menu Broadcast Official

1. Login ke akun **balesotomatis.id**.
2. Klik menu **Broadcast Official**.
3. Pilih **List Broadcast** untuk melihat daftar broadcast yang sudah ada.

Di halaman ini kamu juga akan membuat broadcast baru.

***

### 2. Membuat Broadcast Baru

1. Klik tombol **New Broadcast**.
2. Isi **nama broadcast**, misalnya:
   * `promo_flash_sale_akhir_bulan`
   * `pengumuman_penting_customer`
3. Setelah nama diisi, klik **Create Broadcast**.

Broadcast baru sekarang sudah dibuat dan siap diatur kontennya.

***

### 3. Mengatur Konten Broadcast

Setelah broadcast dibuat:

1. Klik tombol **Edit Konten** pada broadcast yang baru saja kamu buat.
2. Di halaman ini, kamu akan mulai mengatur:
   * Nomor WhatsApp (WABA) yang digunakan
   * Template yang dipakai
   * Kontak tujuan
   * Variabel pesan

***

### 4. Memilih Device / Nomor WhatsApp (WABA)

1. Pada bagian pemilihan device, pilih **device WABA** yang akan digunakan untuk mengirim broadcast.
2. Pilih nomor yang aktif dan terhubung dengan WhatsApp Official kamu.

Jika sudah dipilih, lanjut ke pengaturan pengiriman.

***

### 5. Menentukan Waktu Pengiriman

Di bagian ini, kamu bisa memilih:

* **Send Now** → Jika ingin broadcast langsung dikirim saat itu juga.
* **Schedule** → Jika ingin broadcast dikirim pada waktu tertentu.

Jika memilih **Schedule**, tentukan:

* Tanggal kirim
* Jam kirim

Ini berguna untuk mengatur campaign sesuai waktu yang paling tepat untuk audiens kamu.

***

### 6. Memilih Template Broadcast

Selanjutnya, kamu perlu memilih template yang sudah dibuat dan di-approve sebelumnya:

1. Di bagian **Broadcast Container / Template**, pilih template yang:
   * Statusnya sudah **approved** di menu **Template Broadcast**.
2. Klik template yang ingin digunakan untuk broadcast ini.

Template inilah yang akan menjadi isi pesan yang diterima oleh semua kontak.

***

### 7. Memilih Kontak dan Variabel

Setelah template dipilih:

1. Pilih **kontak** yang akan menjadi penerima broadcast.
   * Bisa dari list kontak yang sudah di-upload sebelumnya.
2. Atur **variabel** yang digunakan di dalam template.\
   Biasanya variabel ini mengacu ke data seperti:
   * `phone` → nomor HP customer
   * `name` → nama customer

Pastikan:

* Variabel di sistem sudah disesuaikan dengan kolom di data kontak (misalnya dari file Excel yang di-upload).
* Contoh: `{{1}}` → name, `{{2}}` → phone, dan seterusnya.

***

### 8. Publish Broadcast

Jika semua sudah diatur (device, waktu kirim, template, kontak, dan variabel):

1. Klik tombol **Publish** (ikon panah hijau).
2. Akan muncul konfirmasi, klik **OK**.

Broadcast pun akan diproses:

* Jika **Send Now** → segera dikirim.
* Jika **Schedule** → akan dikirim pada jadwal yang sudah ditentukan.

***

### 9. Mengecek Hasil Broadcast di View Report

Setelah broadcast terkirim:

1. Masuk ke bagian **View Report** pada broadcast tersebut.
2. Di sini, kamu bisa melihat:
   * Status pengiriman (sent, delivered, read, dll. tergantung integrasi)
   * Jumlah penerima
   * Performa broadcast secara umum

Dengan report ini, kamu bisa evaluasi:

* Seberapa efektif campaign yang kamu kirim
* Apakah perlu follow up atau broadcast lanjutan


---

# Agent Instructions: Querying This Documentation

If you need additional information that is not directly available in this page, you can query the documentation dynamically by asking a question.

Perform an HTTP GET request on the current page URL with the `ask` query parameter:

```
GET https://docs.balesotomatis.id/broadcast-official/cara-membuat-dan-mengirimkan-broadcast-whatsapp-official.md?ask=<question>
```

The question should be specific, self-contained, and written in natural language.
The response will contain a direct answer to the question and relevant excerpts and sources from the documentation.

Use this mechanism when the answer is not explicitly present in the current page, you need clarification or additional context, or you want to retrieve related documentation sections.
